MITRA HUMAS | BIAK NUMFOR, 23 April 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional Thomas Matulessy (Pattimura) ke-209 Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Biak Numfor bersama komunitas masyarakat keturunan Maluku resmi meluncurkan rangkaian kegiatan peringatan pada Rabu (23/4). Pembukaan ditandai dengan Turnamen Gawang Mini Pattimura Cup IV, yang dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati Biak Numfor, Jimmy C. Rumbarar Kapissa, sekitar pukul 15.15 WIT di Biak Numfor.
Kegiatan ini diprakarsai oleh panitia lokal di bawah koordinasi Yohanis Amboki, S.E., M.M., Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Biak Numfor, sebagai wujud penghormatan terhadap nilai-nilai kepahlawanan, semangat persatuan, serta kontribusi historis masyarakat Maluku dalam pembangunan sosial-budaya di Tanah Papua.
Dalam keterangan resminya usai acara pembukaan, Amboki menjelaskan bahwa turnamen sepak bola gawang mini telah menjadi agenda tahunan yang kini terintegrasi dalam kerangka peringatan nasional Hari Pattimura. Pada tahun ini, 32 tim dari berbagai ikatan rumpun Maluku di Biak turut berpartisipasi. Partisipasi tidak dibatasi pada warga keturunan langsung, melainkan juga mencakup individu yang memiliki pertalian keluarga—seperti ipar, menantu, atau hubungan kekerabatan lainnya—serta warga asli Biak yang memiliki ikatan darah atau afiliasi sosial dengan komunitas Maluku.
“Motto kami: hari ini kita satu, kita kuat. Kami juga memegang prinsip adat: di mana kaki dipijak, di situ langit dijunjung. Oleh karena itu, nilai kejujuran, persahabatan, dan tanggung jawab sosial harus terus dipelihara sebagai fondasi kehidupan berbangsa di tingkat lokal,” tegas Amboki.
Turnamen yang berlangsung sejak 23 April hingga 10 Mei 2026 menjadi pembuka dari serangkaian kegiatan multidimensi yang dirancang untuk memperkuat integrasi sosial, pelestarian budaya, dan penguatan kapasitas masyarakat. Rangkaian tersebut meliputi:
1. Lomba Pop Singer Lagu Ambon, yang akan diselenggarakan di Biak Broadcasting Center (BBC) pada 8–9 Mei 2026, sebagai upaya pelestarian warisan seni musik tradisional Maluku;
2. Donor Darah Massal, yang dipusatkan di Kabupaten Supiori, sebagai bentuk pengabdian kemanusiaan lintas wilayah administratif;
3. Pelatihan Public Speaking dan Master of Ceremony, yang dilaksanakan di Supiori guna meningkatkan kompetensi komunikasi publik generasi muda;
4. Upacara Puncak Peringatan Hari Pattimura, yang sesuai permintaan Bupati Supiori tahun lalu, akan digelar pada 15 Mei 2026 di Halaman Kantor Bupati Supiori.
Kegiatan ini mencerminkan sinergi antara komunitas adat, lembaga legislatif daerah, dan pemerintah kabupaten dalam mengarusutamakan nilai-nilai kebangsaan melalui pendekatan partisipatif dan inklusif. Lebih dari sekadar ritual tahunan, peringatan Hari Pattimura di Biak Numfor menjadi ruang strategis untuk memperkuat kohesi sosial antar etnis, melestarikan identitas budaya minoritas, serta membangun solidaritas kewilayahan di kawasan Teluk Cenderawasih.
Sebagaimana ditegaskan dalam semangat Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua, penghormatan terhadap keberagaman budaya dan partisipasi aktif masyarakat adat merupakan pilar penting dalam pembangunan berkelanjutan di Tanah Papua.




