BERITA  

“SMKS YPK 2 Resmi Miliki Gedung Baru, Perkuat Pendidikan Vokasi di Biak”

Avatar photo

MITRA HUMAS| BIAK NUMFOR, 25 April 2026 – Dalam rangka memperkuat infrastruktur pendidikan menengah kejuruan, Pemerintah Kabupaten Biak Numfor bersama Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) Tanah Papua secara resmi meresmikan Gedung Kantor Administrasi Baru SMKS YPK 2 Biak pada Kamis (24/4). Peresmian tersebut dilanjutkan dengan peresmian rehabilitasi total fasilitas pembelajaran SMA YPK 1, meliputi ruang kelas, laboratorium IPA dan komputer, perpustakaan, toilet, serta rumah guru—yang dibiayai melalui APBD Kabupaten Biak Numfor dan APBN Tahun 2025.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Biak Numfor, Markus Oktovianus Mansnembra, S.H., M.M., Wakil Bupati Jimmy Carter Rumbarar Kapissa, Ketua Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt. Andrikus Mofu, M.Th., Ketua Badan Pengurus YPK Tanah Papua, Joni Y. Betaubun, S.H., M.H., Sekretaris Daerah, pimpinan OPD terkait, serta undangan dari kalangan pendidik dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Soleman Sroyer, Kepala Sekolah SMKS YPK 2, menjelaskan bahwa gedung kantor administrasi baru tersebut sebenarnya telah dimulai pembangunannya sejak 2015, namun sempat tertunda karena berbagai kendala teknis dan administratif. Proyek akhirnya terealisasi penuh pada akhir 2025, berkat dukungan konsisten dari Pemerintah Kabupaten Biak Numfor di bawah kepemimpinan Bupati Markus Mansnembra dan Wakil Bupati Jimmy Rumbarar Kapissa, serta dorongan dari Plt. Bupati sebelumnya, Ibu Bonsapia.

“Gedung ini akan menjadi pusat administrasi sekolah, lengkap dengan ruang kepala sekolah, wakil-wakil kepala sekolah, dan seluruh layanan administratif yang kini dapat tertata secara profesional,” ujar Sroyer.

Lebih signifikan lagi, SMKS YPK 2 juga merupakan salah satu SMK Pusat Keunggulan (SMK PK) yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek). Sejak 2023, sekolah ini telah menerima bantuan bertahap senilai total Rp1,125 miliar, yang dialokasikan untuk:
– Bangunan fisik Teaching Factory (TEVA): Rp750 juta;
– Peralatan praktik: Rp250 juta;
– Pengembangan pembelajaran: Rp125 juta.

Teaching Factory tersebut khusus mendukung Jurusan Teknik Kendaraan Ringan, dan kini telah rampung serta siap beroperasi. Bahkan, sekolah telah menjalin MoU strategis dengan PT Hasrat Toyota untuk kolaborasi dalam pelatihan teknis, sertifikasi, dan penyerapan lulusan—sebuah langkah konkret dalam menjawab tantangan kesenjangan keterampilan (skills gap) di sektor otomotif lokal.

SMKS YPK 2 saat ini membina 512 siswa dari kelas X hingga XII, dengan tujuh jurusan keahlian, meliputi:
– Teknik Pemesinan
– Teknik Pengelasan (Welding)
– Teknik Listrik
– Teknik Otomotif (Sepeda Motor & Kendaraan Ringan)
– Teknik Bisnis Konstruksi dan Properti
– Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan

Didukung oleh 43 tenaga pendidik yang aktif dalam pelatihan berkelanjutan—termasuk kerja sama dengan Balai Ilmu Teknik Mesin dan Industri serta Politeknik Makassar—sekolah ini terus memperkuat kapasitas sebagai pusat unggulan vokasi di kawasan Teluk Cenderawasih.

Peresmian gedung baru ini tidak hanya simbolis, tetapi menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga keagamaan dalam memajukan pendidikan berkualitas, relevan, dan berbasis industri. Seperti ditegaskan Bupati Mansnembra, dukungan kepada YPK merupakan bentuk komitmen terhadap Otonomi Khusus Papua, yang menempatkan pendidikan sebagai pilar utama pembangunan manusia seutuhnya.

Acara ditutup dengan pengguntingan pita oleh Ny. Andrikus Mofu, istri Ketua Sinode GKI di Tanah Papua, sebagai simbol restu spiritual dan dukungan moral bagi kemajuan pendidikan Kristen di Tanah Papua.

Penulis: Anis RumaropenEditor: Redaksi
Exit mobile version