MITRA HUMAS | BIAK NUMFOR – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) sekaligus anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR RI) periode 2024–2029, Lalita, S.H., M.H., menegaskan komitmen strategisnya untuk mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Biak Numfor. Fokus utama intervensi kebijakan yang akan diperjuangkan meliputi optimalisasi konektivitas transportasi udara dan pengembangan sektor pariwisata, guna mengembalikan daya saing dan kejayaan daerah seperti masa lalu.
Rapat koordinasi strategis dilaksanakan secara resmi di Gedung Negara, yang dihadiri langsung oleh Bupati Biak Numfor, Markus Oktovianus Mansnembra, S.H., M.M., Wakil Ketua I DPRK Biak Numfor, Noak Krey, serta seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Optimalisasi Akses dan Frekuensi Penerbangan
Dalam diskusi tersebut, Lalita menyoroti urgensi peningkatan kualitas dan kuantitas layanan transportasi udara. Menurutnya, potensi alam dan daya tarik wisata Biak memiliki nilai komparatif yang setara dengan destinasi kelas dunia, namun belum diimbangi dengan aksesibilitas yang memadai.
“Kondisi yang sangat disayangkan apabila fasilitas bandara yang sudah bertaraf internasional, hanya didukung oleh frekuensi penerbangan yang sangat terbatas. Hal ini menjadi hambatan utama bagi pertumbuhan ekonomi dan investasi,” tegas Lalita.
Untuk menjawab tantangan tersebut, legislator ini menyatakan akan melakukan langkah diplomasi kebijakan yang konkret. Upaya meliputi koordinasi intensif dengan operator penerbangan nasional hingga penyusunan rekomendasi strategis yang akan disampaikan langsung kepada Menteri Perhubungan, guna memastikan peningkatan frekuensi dan standar pelayanan yang lebih layak.
Sinergi Pusat dan Daerah
Lalita juga menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Biak Numfor di bawah kepemimpinan Markus Mansnembra serta dukungan legislatif dari DPRK. Ia menilai berbagai program unggulan yang menyentuh bidang pendidikan, pertanian, dan kesejahteraan sosial telah dirumuskan dengan tepat dan berpihak pada rakyat.
“Saya sangat menghargai kerja keras pemerintah daerah. Dari tingkat pusat, kami siap memberikan dukungan kebijakan dan back-up regulasi yang diperlukan agar berbagai program prioritas ini dapat berjalan efektif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Selain fokus pada pembangunan infrastruktur ekonomi, Lalita juga memastikan kehadiran negara melalui program perlindungan sosial. Hal ini mencakup distribusi bantuan pangan dan layanan kesehatan gratis yang jangkauannya akan diperluas hingga ke wilayah Biak Barat, Biak Timur, dan Kabupaten Supiori.
Dukungan Terhadap Aspirasi Strategis Daerah
Terkait isu strategis daerah, termasuk rencana pemekaran wilayah, Lalita menyatakan sikap terbuka dan mengedepankan prinsip kebermanfaatan. Ia siap mendukung sepenuhnya asalkan hal tersebut terbukti membawa dampak positif dan kemajuan bagi masyarakat Biak di masa mendatang.
Dengan kedekatan emosional dan rasa memiliki yang mendalam, Lalita bertekad bekerja maksimal. “Harapan besar saya adalah melihat Biak kembali bangkit, berkembang pesat, dan kembali menjadi kebanggaan bangsa,” pungkasnya.




