MITRA HUMAS| Bupati Supiori melakukan kunjungan kerja mendadak ke Distrik Supiori Selatan, pada Senin (27/4), guna meninjau langsung kondisi pasca kebakaran yang melanda pemukiman dan kawasan usaha di wilayah Korido. Musibah ini menghanguskan sejumlah bangunan dan menimbulkan kerugian bagi warga setempat.
Menurut keterangan saksi yang berada di lokasi saat kejadian, api diduga bermula dari salah satu kios yang disebabkan oleh korsleting listrik. Karena bangunan saling berdekatan dan banyak menggunakan bahan bangunan yang mudah terbakar, api dengan cepat merembet dan meluas ke bangunan di sekitarnya.
Peristiwa tersebut dilaporkan menghanguskan sedikitnya 8 unit kios dan 1 warung makan. Personel Polsek Supiori Selatan bersama warga setempat bahu-membahu melakukan upaya pemadaman dan pengamanan, sehingga kerusakan dapat dicegah meluas ke area pemukiman lain yang berdekatan.
Hingga saat ini, jumlah total kerugian materiil masih dalam proses pendataan. Pihak kepolisian juga sedang melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP) serta menggali keterangan dari sejumlah saksi, guna memastikan penyebab pasti dan kronologi terjadinya kebakaran. Sementara itu, seluruh warga yang terkena dampak telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman untuk menghindari risiko bahaya susulan.
Dalam kunjungannya, Bupati didampingi oleh jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait serta unsur aparat keamanan. Ia menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Korido.
Bupati turut menelusuri sisa puing bangunan dan berdialog langsung dengan warga terdampak untuk mendengar keluhan serta kebutuhan mendesak, terutama terkait tempat tinggal sementara dan pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari.
Sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian pemerintah, melalui Dinas Sosial serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Supiori, bantuan logistik telah disalurkan secara simbolis. Bantuan tersebut meliputi paket sembako, perlengkapan tidur, serta tenda darurat bagi keluarga yang kehilangan tempat tinggal.
Selain penyaluran bantuan awal, Bupati juga menginstruksikan instansi terkait untuk segera menyusun data kerusakan dan kerugian secara rinci dan akurat. Data tersebut nantinya akan menjadi dasar utama dalam penyaluran bantuan tahap lanjutan, baik berupa bantuan perbaikan bangunan maupun penyediaan tempat tinggal sementara.
“Kami hadir di sini untuk memastikan bahwa masyarakat tidak menghadapi musibah ini sendirian. Pemerintah daerah akan berupaya secara maksimal, agar proses pemulihan kondisi, baik dari segi fisik bangunan maupun kondisi psikologis warga, dapat berjalan dengan cepat dan tepat sasaran,” tegas Bupati.
Sebagai langkah pencegahan kedepannya, Pemerintah Kabupaten Supiori mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran. Hal ini khususnya terkait penggunaan instalasi listrik, serta memastikan tidak ada sumber bahaya yang ditinggalkan saat meninggalkan rumah atau tempat usaha.
Di sisi lain, BPBD bersama Satpol PP dan Dinas Pemadam Kebakaran juga telah menempatkan personel dalam keadaan siaga di sejumlah titik yang dinilai rawan, sebagai upaya antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.




