Finsen Angkem Mandowen Pimpin KNPI Supiori Periode 2026–2029 Melalui MUSDA VII

Avatar photo

SUPORI — Mitrahumas.com| Musyawarah Daerah (MUSDA) ke-VII Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Supiori secara resmi menetapkan Finsen Angkem Mandowen, S.IP sebagai Ketua KNPI Supiori untuk masa bakti 2026–2029. Proses pemilihan berlangsung dalam suasana yang demokratis, aman, serta diwarnai semangat persatuan di kalangan pemuda.

Acara yang dihadiri oleh perwakilan organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, dan unsur pemerintah daerah ini menjadi tonggak penting dalam menentukan arah kebijakan organisasi ke depannya. Forum ini juga menegaskan kembali komitmen pemuda untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pembangunan daerah.

Finsen menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin wadah tersebut selama tiga tahun mendatang.

“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. KNPI adalah rumah besar bagi seluruh pemuda, oleh karena itu ke depannya kita harus bersatu, saling merangkul, dan bergotong royong membangun Supiori,” ujarnya usai penetapan.

Ia menegaskan bahwa kepemimpinannya akan berfokus pada peningkatan kapasitas pemuda serta melahirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

“Kami akan menghadirkan program yang menjawab kebutuhan pemuda, mulai dari pengembangan sumber daya manusia, penumbuhan jiwa kewirausahaan, hingga peningkatan daya kreasi generasi muda,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu perwakilan peserta MUSDA berharap terpilihnya Finsen mampu membawa angin segar bagi organisasi.

“Kami berharap kepemimpinan baru ini mampu merangkul seluruh elemen pemuda dan menjadikan KNPI sebagai wadah yang aktif serta produktif,” ungkapnya.

Dalam pertemuan tersebut, KNPI Supiori juga meresmikan moto organisasi untuk periode 2026–2029, yaitu:
“Satu Pemuda, Satu KNPI, Majukan Supiori.”

Moto tersebut diharapkan menjadi landasan gerak seluruh pengurus dan anggota dalam mempererat persaudaraan serta memacu kemajuan daerah di berbagai sektor.

Dengan berakhirnya MUSDA ke-VII ini, diharapkan kepengurusan baru dapat segera menyusun program kerja yang terencana, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan zaman, sekaligus mengukuhkan peran pemuda sebagai agen perubahan di Kabupaten Supiori.