MITRA HUMAS | BIAK NUMFOR, 17 April 2026 – Frans Rumboryas resmi dilantik sebagai Kepala Kampung Sassari, Distrik Aimando, dalam rangkaian pelantikan 250 Kepala Kampung terpilih hasil Pemilihan Kepala Kampung (Pilkades) Serentak Tahun 2025 yang diselenggarakan pada 10 Desember lalu. Prosesi pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung oleh Bupati Biak Numfor, Markus Oktovianus Mansnembra, S.H., M.M., di Swiss-Belhotel Biak, Jumat (17/4).
Pelantikan ini menandai dimulainya masa jabatan 2026–2034. Frans, yang sebelumnya pernah memimpin Kampung Sassari pada periode 2015–2020, menyatakan komitmennya untuk menjalankan amanah kepemimpinan dengan prinsip integritas, transparansi, dan akuntabilitas.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati, Wakil Bupati Jimmy Carter Rumbarar Kapisa, serta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah yang hadir. Kehadiran bapak-bapak merupakan wujud nyata dukungan dan pendampingan Pemerintah Daerah terhadap penyelenggaraan pemerintahan di tingkat kampung,” ujarnya.
Rekam Jejak Bersih, Komitmen Diperkuat
Selama periode kepemimpinan sebelumnya, Frans tidak pernah terlibat dalam sengketa pengelolaan keuangan kampung. Kini, ia berkomitmen meningkatkan standar tata kelola dengan memperkuat sistem pelaporan keuangan dan melibatkan Badan Musyawarah Kampung (Bamuskam) dalam setiap pengambilan keputusan anggaran.
“Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Transparansi bukan pilihan, melainkan kewajiban,” tegasnya.
Sinergi Pembangunan Berbasis Potensi Lokal
Frans menyampaikan bahwa visi pembangunan Kampung Sassari akan berfokus pada pemanfaatan potensi alam pesisir dan kekayaan budaya lokal sebagai basis pengembangan pariwisata. Program tersebut dirancang selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Biak Numfor dan akan dikoordinasikan erat dengan Pemerintah Distrik Aimando.
Rekonsiliasi sebagai Fondasi Kepemimpinan Inklusif
Menyikapi dinamika pasca-Pilkades, Frans menyerukan rekonsiliasi sosial. “Masa kampanye telah berakhir. Saatnya kita bersatu membangun kampung. Saya adalah pemimpin untuk seluruh warga Sassari, tanpa terkecuali,” katanya.
Empat prioritas utama akan menjadi fokus kerja selama delapan tahun ke depan:
1. Optimalisasi Dana Kampung untuk infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi;
2. Pengembangan pariwisata berbasis alam dan kearifan lokal;
3. Pencegahan stunting dan peningkatan layanan pendidikan;
4. Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan kemitraan strategis.
Pelantikan ini bukan sekadar prosesi administratif, melainkan titik awal implementasi kepemimpinan partisipatif yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat pesisir Distrik Aimando-Padaido. Dengan semangat gotong royong dan dukungan sinergis dari Pemerintah Daerah, Frans meyakini cita-cita pembangunan berkelanjutan di Kampung Sassari dapat terwujud.






