OPTIMALISASI POTENSI WISATA, DPRK BIAK DORONG PENGEMBANGAN PULAU RUNI DAN REVITALISASI KONEKTIVITAS UDARA

Avatar photo

MITRA HUMAS/ BIAK – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Biak Numfor menegaskan komitmennya dalam mendukung kebijakan strategis Pemerintah Daerah untuk mengembangkan sektor pariwisata, khususnya di kawasan Pulau Runi, Distrik Aimando. Langkah ini diambil sebagai upaya konkret memulihkan dan meningkatkan daya saing ekonomi daerah berbasis keindahan alam dan sumber daya maritim.

Wakil Ketua DPRK Biak Numfor, Noak Krey, menyampaikan hal tersebut kepada awak media usai menghadiri pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun Anggaran 2027 di Distrik Bondifuar, Senin (14/04/2026).

Menurut Noak Krey, arah kebijakan pembangunan pariwisata saat ini difokuskan pada koridor kawasan Aimando-Padaido, termasuk Pulau Runi yang dinilai memiliki daya tarik wisata alam yang sangat potensial. Dukungan legislatif ini juga didasari oleh studi banding yang pernah dilakukan DPRK ke Kabupaten Raja Ampat, guna mempelajari best practice dalam pengelolaan destinasi wisata yang berkelanjutan.

“Secara prinsip, kami memberikan dukungan penuh terhadap kebijakan Bupati yang memfokuskan pengembangan pariwisata di kawasan Aimando-Padaido. Wilayah ini menyimpan potensi besar yang perlu dikelola secara profesional dan berkelanjutan,” ungkap Noak Krey.

Lebih lanjut, Noak Krey menyoroti tantangan utama yang selama ini menghambat pertumbuhan sektor pariwisata di Biak Numfor, yakni aspek konektivitas transportasi udara. Ia menilai bahwa penghentian sementara beberapa rute penerbangan, baik domestik maupun internasional, memberikan dampak domino yang cukup signifikan terhadap roda ekonomi dan industri pendukung pariwisata, termasuk perhotelan.

“Konektivitas adalah nadi pariwisata. Ketika akses transportasi terhambat, maka pergerakan wisatawan dan investasi pun ikut melambat. Kita melihat bagaimana kondisi ini berdampak pada operasional fasilitas pendukung seperti hotel-hotel berbintang,” jelasnya.

Meskipun saat ini sudah mulai ada pemulihan dengan dibukanya kembali rute penerbangan strategis seperti Biak–Sorong yang dilayani oleh Wings Air, DPRK menilai upaya pemulihan harus diperluas. Pihak legislatif akan terus mendorong pemerintah pusat dan pelaku industri penerbangan untuk mereaktivasi rute-rute utama, termasuk konektivitas langsung menuju pasar internasional seperti Australia, serta rute strategis lainnya menuju Honolulu dan Los Angeles.

“Kami akan terus berupaya melakukan advokasi dan lobi kepada pemerintah pusat agar konektivitas internasional ini dapat dibuka kembali. Ketersediaan akses penerbangan yang luas adalah syarat mutlak agar pariwisata Biak dapat bangkit dan bersaing di kancah global,” tegasnya.

DPRK Biak Numfor berharap, pengembangan kawasan wisata Pulau Runi dan sekitarnya dapat berjalan seiring dengan perbaikan infrastruktur transportasi, sehingga mampu menjadi motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi masyarakat dan daerah ke depannya.

Penulis: Anis RumaropenEditor: Redaksi